Minggu, 16 April 2017

My Family, My Team

Family Project ~ Bunda Sayang level 3

Rumah Elok dengan Metode 5S

Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke
by Siti Munawaroh on 25 March 2017, day #2
Terinspirasi dari buku Bunda Cekatan IIP, untuk mewujudkan Family Project Kami, akan menggunakan konsep Rumah Elok dengan metode 5S : Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke. Konsep 5 S ini digagas oleh orang Jepang yang bernama Osada Takashi & Hiroyuki Hirano. Dalam Bahasa Indonesia, diterjemahkan menjadi 5R : Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin.
Beberapa teknik dari Jepang juga menarik untuk dipraktikkan, salah satunya teknik beberes rumah dengan metode Konmari, yang digagas oleh Maria Kondo. Menurut informasi yang saya dapatkan dari Blog Bu Septi Peni (Padepokan Margosari): Perbedaan seni beberes KonMari dari metode berbenah lainnya adalah cara memulai dan memilah barang. Jika dalam seni berbenah yang lain, kita disarankan untuk berbenah sedikit demi sedikit, maka KonMari menegaskan untuk berbenah sekaligus. Kemudian pilih barang bukan karena fungsinya atau bagus tidaknya melainkan yang paling utama adalah karena barang tersebut membangkitkan kegembiraan.
THIS WEEK’S
TOP STORIES

Project 1 : Sewing Corner & Mini Library

Salah satu hal yang membuat kami Bahagia adalah dapat menyalurkan Hobby  & passion kami. Karena itu, Family Project Kali ini kami prioritaskan untuk menata rumah elok dengan segala hal yang membuat kami Bahagia. Kami coba adopsi teknik Beberes dengan metode Konmari. Dimulai dari kesukaan saya : menjahit & mempelajari banyak hal melalui buku, maka hal pertama yg kami lakukan adalah merapikan Sewing Corner & Mini Library.
Beberapa Buku yg masih menarik perhatian saya & bisa membangkitkan kegembiraan, saya kumpulkan kembali & kemudian saya sortir, saya pisahkan sesuai jenisnya. Diantara Jenis Buku yang menarik perhatian saya saya kelompokkan menjadi 5 jenis yaitu :
  • Buku Religi (Agama)
  • Buku Parenting
  • Buku Motivasi Hidup
  • Buku Novel
  • Buku Referensi Kerja
  • Buku Populer
  • Buku tentang Hobby : Cooking, Craft, Gardening
Karena Tangga yg sempit, Perlu Usaha sedikit keras untuk memindahkan rak buku kami ke lantai 2 Rumah, supaya berdekatan dengan Sewing Corner, sehingga saya bisa memanfaatkannya sekaligus untuk “me time”.
Kami bergotong royong menyelesaikan Project ini & Ayman pun ikut serta berkontribusi dengan menemani sambil bermain & memilah bukunya karena dia punya mini Library sendiri di lantai bawah. Dengan aktivitas ini, juga mengasah kemandirian & kepekaan Ayman untuk “tanggap ing sasmito” & dia merekam jerih payah orang tuanya dalam membuat suasana Rumah lebih menyenangkan. Ayman pun banyak Bertanya, sehingga saya sekaligus mengasah komunikasi produktif seputar pertanyaanya. Kami ingin Menanamkan gairah suka membaca &  gairah hidup produktif sedari kecil, dengan melibatkan dia dalam aktifitas Family Project ini.

Project 2 : Dapur Ceria dengan Homemade Nuggets

Tak hanya dalam menata Rumah saja dengan konsep prioritas  ‘barang yang membangkitkan kegembiraan’,. untuk urusan makan pun kami selalu menanyakan kepada Ayman anak kami tentang makanan apa yang ingin dia makan. Ayman akan Lahab makan jika dia makan masakan yang dia inginkan, apalagi terlibat saat pembuatannya. Dan kebetulan dia sedang ingin makan dengan lauk Nugget.
Maka project kami selanjutnya adalah Membuat Homemade Nuggets daging sapi. Saya menggunakan bahan-bahan yang sudah ada di Kulkas saja, daging giling, tepung terigu, telor, tepung panko & Bumbu-bumbu dapur. Ayman suka & sudah biasa bantu-bantu saya saat berkreasi di dapur ceria kami. Dan dia pun memilih sendiri cetakan Nugget sesuai keinginan & Stock cetakan yang tersedia.
Membuat Homemade Nugget tidaklah susah & hanya perlu waktu sebentar. Jika kita bisa buat Nugget sendiri, insyaAlloh lebih sehat,  karena kita bisa memilih bahan yg kualitasnya bagus, & terhindar dari bahan yang mengandung MSG & pengawet. Ayman sering  saya libatkan bantu memasak, supaya dia mengenali & mengasah sense, rasa & bau dari bumbu2 yang digunakan. Selain itu dia juga Belajar mandiri & berproses, bahwa “untuk mendapatkan sesuatu harus melakukan sesuatu pula”. Kelak, jika dia sudah memasuki Aqil Baligh, kami ingin anak kami punya daya juang yang bagus, sehingga hidupnya tidak jadi beban keluarga & masyarakat.


Rumahku Syurgaku

Kamis, 13 April 2017

Family Project Day #1 : My Home Team

Family Project ~ Bunda Sayang Level 3

My Home Team!

Rumah Tempat Tumbuh Kembang, Rumahku Syurgaku..
project IIP Day#1
by Siti Munawaroh on 24 Maret 2017, day#1
Jika ada yang berbicara tentang sebuah syurga kecil di dunia, maka bagi kami Syurga kecil itu adalah rumah kami. Rumah tempat bertumbuh, berkembang, belajar & berkarya. #eeeaaa.. Baiti jannati,. Dan di rumah kami biasanya terasa lebih ‘Homy’ pada saat Ramadhan tiba. Suasana saat Sahur & buka puasa bersama, tilawah & Sholat tarawih bersama, sesuatu yang kami rindukan setiap tahun. Bahkan Ayman, anak kami yang berusia 4,5 tahun ikut merasakan kebersamaan itu meski belum faham benar makna bulan Ramadhan, karena yang dia ingat sekedar minum teh hangat bersama saat buka puasa itu sangat menyenangkan.
Alhamdulillah, dua bulan lagi kita menyongsong bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah, rahmat & ampunan. Setiap tahun kami menantikan bulan yang istimewa ini dengan gembira. Kami ingin menjadikan bulan Ramadhan tahun ini benar-benar sebagai bulan tarbiyah, menjadi media untuk meningkatkan iman & takwa kepada Alloh, dengan merencanakan aktifitas yang bernilai ibadah. Selain mempersiapkan diri menyambut Ramadhan di bulan Rajab dan Sya'ban, kami ingin memperindah rumah kami untuk membangkitkan gairah di bulan tarbiyah. Ini sejalan dengan tantangan Kuliah Online IIP kelas Bunda Sayang level 3 : membuat Family Project.
Today’S
TOP STORIES

family project 1.jpg

Family Project & Family Forum

Family Project adalah aktifitas yang secara sadar didiskusikan dan dikerjakan bersama dengan seluruh anggota keluarga, untuk mencapai Goal/tujuan yang ditetapkan bersama. Sebelum menjalankan Family Project ini, kami membuat Family Forum yang informal di meja makan, bersamaan dengan minum teh di pagi hari. Suasana pagi yang cerah, ditambah hangatnya teh ‘nasgithel’ dan cemilan lumpia pisang coklat yang legit, membangkitkan gairah untuk mewujudkan ide bersama.
Ayman, anak kami yang berusia 4,5 tahun paling semangat memberikan ide. Saya tidak menyangka, tiba-tiba ide itu justru meluncur dari mulut mungilnya yang selalu berceloteh riang. Matanya berbinar kalau sudah bilang “Aha,. aku punya Ide’’,.
Dan,. Dari Idenya itu membuat saya menemukan moment WoW dalam kebersamaan. Begini Dialognya,.
Bunda: B & Ayman : A
A : Bunda, aku punya ide! aku mau ganti rumah baru aja, karena rumah kita sudah tidak bagus lagi
B : Oh ya,. Kenapa harus ganti rumah sayang?
A : Rumah kita banyak yang sudah jelek Bunda,. Tidak bagus lagi..
B : Ok, coba tunjukkan di bagian mana yang sudah tidak bagus?
A : Ayo.. Sini Bunda ikut aku,. Aku tunjukkin ya,. Lihat itu temboknya sudah jelek,. Cat temboknya pada lepas. Gak bagus kan Bunda?
B : oh gitu ya,. Memang rumah yang bagus yang seperti apa? (Benchmarking)
A : Seperti Rumah mas Faiz (sepupunya yang tinggal di komplek) :-)
B : Seandainya kita belum bisa ganti rumah yang lebih bagus, apa yang bisa kita lakukan ya?
A : Aha.. aku punya Ide,. kita beli cat baru aja & panggil pak Tukang untuk ganti catnya biar bagus ya Bunda..
B : wah, anak cerdas,. Yuks,. selain  kita bersihkan juga kita rapikan rumah sama-sama ya,. Nanti kita jadikan ini sebagai Proyek Keluarga kita untuk menyongsong bulan Ramadhan..

Home Sweet Home

Mengapa idiom tentang gambaran Sebuah Tempat atau Rumah ini, menggunakan kata ‘Home’ bukan House? Karena House adalah bangunan yang ditinggali atau dihuni dan disebut "Rumah" secara fisik. Sedangkan Home adalah tempat dimana kita merasa nyaman jika berada disana, meskipun bentuknya belum tentu sebuah rumah.
Goal dari Family Project kami, tak hanya memperindah rumah yang hanya sekedar menjadi "House" namun juga rumah yang menjadi "Home". Sehingga setiap dari kami yang keluar rumah, akan selalu rindu untuk pulang..

Home Team

Family Project ini hanya akan tercapai dengan Home Team. Team adalah sekumpulan orang yang bersama-sama mencapai satu tujuan positif yang sama. Elemen yg diperlukan untuk memperkuat team adalah semangat “feel one unity’’, saling percaya, komunikasi produktif, kerjasama dan tidak egois. Kunci kesuksesan dan keberhasilan Team adalah Kita, bukan Saya. Karenanya, kami menggunakan jargon : Goal >> Focus >> Ikhtiar >> Antusias >> Happy :-)

How to Do

Goal : Rumahku Syurgaku
Focus : Home keeping & House keeping : Rumah Ber”Cahaya” dan Elok, serta Dapur Ceria
Ikhtiar : Berkreasi untuk Make over Rumah, mewarnai rumah aktivitas yang bernilai & Kreasi Masakan yg sehat & menarik, sekaligus memberi stimulasi aspek multiple intelegence pada tumbuh kembang Ayman pada ranah afektif, kognitif & psikomotorik.
Antusias : Bangun Semangat dengan membangkitkan gairah hidup Produktif, dengan praktik komunikasi produktif dan latihan kemandirian.
Happy : Jalankan proses dari awal sampai akhir dengan Bahagia, apapun hasilnya!

Rumahku Syurgaku