Minggu, 23 Juli 2017

Matematika dalam Upacara Bendera

#Day 5
Saat berangkat Ke Sekolah, sepanjang jalan dia menghitung jumlah Ayam yang dia lihat. Dia berujar "Ya, kog Ayamnya sedikit Bunda, pada kemana yah?" Sudah pada cari makan kali, ayam kan bangunnya selalu pagi sebelum matahari terbit," jawab saya.
Sampai di Sekolah, Ayman merasa berat membawa tas & Helm nya Sendiri untuk ditaroh di loker Sekolah. Kemudian saya minta dia merasakan mana yang lebih berat, Helm Atau tas? Mana yang lebih ringan ? Dia bilang, karena tas yang ringan maka sia yg bawa tas & saya yang bawa Helm nya ke loker Sekolah.

Setiap hari Senin, Ayman dan kawan-kawannya mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Sekolahnya. Banyak hal pula yang di pelajari disini, tentang panjang tiang bendera, bentuk bendera yang berbeda warna, Jumlah barisan teman-temannya & teman pengibar bendera dan petugas lainnya.

Kebetulan hari ini saya harus berangkat Ke Medan untuk Rakor. Ayman 2 hari terakhir tanya seberapa jauh kota Medan dari Jakarta? Mengapa harus naik pesawat? Jauh yak? Kalau Sekolah aku dekat, jadinya saya cepat sampai kepada Sekolah.


Matématika Logis di Festival Permainan Asli Indonésia

#Day 4

Memeriahkan Hari Anak Nasional tahun ini, Ayman & teman-temannya ikut acara Festival Permainan Asli Indonésia. Festival yang setahun sekali diadakan di Taman Mini Indonésia Indah Jakarta ini, diikuti oleh 2500 anak Sekitar Jakarta. Kami senang mengikuti Kegiatan ini, yang sekaligus bisa dijadikan ajang edukasi & mengisi waktu Gadget Free on Sunday bersama keluarga & mama2 wali murid.

Ada banyak Permainan Asli Indonésia yang dilombakan, diantaranya adalah: membuat Layang-layang, Maen Èngklèk, Gasing, Ular Naga, Lompat Tali, Egrang Bathok Kelapa, Benthik, dan Boy-Boyan. Di setiap lokasi permainan dipasang informasi tentang filosofi & cara bermain.

Ayman antusias melihat aneka permainan itu, sekaligus saya jadikan média untuk edukasi & stimulasi 'Anak suka Matématika'. Dari permainan Èngklèk dia bisa membaca angka & mengurutkan langkah2nya. Gambar pada Èngklèk terdiri atas bentuk bangun yg berbeda2​. Di Stand Layang-layang, Ayman belajar bentuk Bêlah Ketupat, kalau alas Lomba Gasing bentuknya Bujur Sangkar, Gasing nya sendiri berbentuk tabung/silinder. Egrang dari bathok atau tempurung kelapa bentuknya setengah bola dengan tali yang panjang untuk pegangan.

Selain bentuk, Ayman juga bisa Belajar konsep 'banyak & sedikit' dari kerumunan orang yg jumlah nya ribuan & menghitung jumlah teman2nya​ yang hanya sedikit. Dari Permainan ular naga, Ayman Belajar konsep panjang & pendek, Lompat Tali & Boy Boyan tentang 'tinggi & rendah'. Sering saya stimulasi dengan memberi pertanyaan-pertanyaan seperti "Wah,. Kakak makin tinggi makin kesulitan melompati tali nya yak?" Tumpukan Koin besar di permainan Boy Boyan juga Menariknya untuk melihat bagaimana tumpukan Koin Besar yang banyak & tinggi itu jadi runtuh saat dilempar bola tenis, dan disusun kembali dari rendah kê tinggi. Jaman saya kecil maennya pakai tumpukan dari pecahan genting rumah. Hehe..

Saat Belajar maen Gasing, Ayman belajar jarak jauh & dekat, juga saat lihat permainan Benthik & Boy Boyan. Seberapa kuat melempar akan semakin jauh. Dengan membandingkan postur  Besar kecil orang-orang yang berjalan & bermain sesungguhnya dia juga sedang belajar matématika Logis. Ini masih pada level dasar yg kongkret didepan mata saja. Seandainya dia sudah bisa berfikir kompleks, maka akan banyak lagi yg bisa dieksporasi dari permainan ini, seperti menghitung kecepatan, tekanan dll.



Selepas menyaksikan aneka permainan, Ayman mengajak naik Kereta Gantung. Dan ternyata di stasiun Kereta Gantung dia juga bisa Sambil belajar matématika Logis. Dia menghitung jumlah kereta yang akan beroperasi, dan menghitung calon penumpang yang sedang mengantri. Sambil mengantri saya beri pertanyaan2, ketika 1 kereta berangkat jumlah nya jadi berapa? Ketika ada 1 kereta datang jumlah nya ada berapa? & Dia menghitung dengan jari nya. Alhamdulillah,. Jadi tak bosan menunggu antrian. Kegiatan mengantri yang panjang juga bisa jadi pelajaran pemahaman waktu yang lama juga karena panjang nya antrian.

Yah begitulah, setiap Moment membersamai Anak jadi terasa berbeda jika kita bisa memberi sentuhan yang berbeda pula. Mungkin teknik nya mirip dengan acara Dora dll di tivi, namun lebih Asyik jika kita lakukan sendiri sekaligus membuat portofolio anak. Karena kita bisa Mengamatinya, melihat antusias & binar matanya yang lebih suka menghitung benda2 daripada saat dia ikut lomba Mewarnai dengan muka manyun karena tidak begitu suka. Aktivitas Ini mungkin bisa jadi média Talent Maping Sejak usia Dini, dengan pengamatan passionnya Dalam tempo yg lama & berulang.

#MathematicAroudUs
#ILoveMath




Sabtu, 22 Juli 2017

Antara Pizza & Matématika ala Balita

#Day 3

Banyak hal di sekitar kita yang bisa kita jadikan média belajar Matématika Logis untuk Anak Balita seusia Ayman, anak saya. Karena hari Sabtu kami libur, maka semua aktivitas hari ini dilakukan di rumah saja bersama keluarga tercinta.

Kebetulan hari ini kami kedatangan tamu Budhenya Ayman yang baru pulang dari mudik lebaran Di Kampung. Kami pun menyajikan Homemade Pizza kesukaan sepupu Ayman. Pizza matang terhidang, sekaligus jadi média Ayman Belajar suka Matématika yg menyenangkan juga mengenyangkan.

Kami mêminta Ayman menghitung jumlah anggota keluarga yang ada di rumah. Kemudian dia menyebutkan semuanya sembari menghitung dengan jarinya. "Ada Delapan Bunda!" BiBik pun selalu ikut dia hitung tanpa kami minta, karena dia sangat ingat orang yang seHari-hari menjaga & menyayanginya.

Lantas saya ajarkan bagaimana cara memotong pizza kotak itu menjadi 8 bagian. Saya pun memberi tahu untuk mengambilkan potongan Pizza buat Ayahnya. Sambil saya kasih pertanyaan "Coba ambil Pizza yg paling Besar," & dia pun membandingkan dengan seksama. Satu potongan pizza terbesar pun dia ambil dalam piring & diberikan kepada Ayahnya. Dari sini dia belajar membandingkan Besar & kecil, sedikit dan banyak, juga menghitung dengan benda yang kongkret.

Tanpa tekanan belajar berhitung dengan angka yang abstrak baginya, dia pun belajar Matématika Logis dengan sendirinya. Dia bisa menghitung sisa potongan pizza yang masih ada setelah dikurangi bagian pizza yang sudah dia bagi2 kê orang lain.
Alhamdulillah,. Perut kenyang, & semoga Otaknya pun jadi cemerlang berkat stimulasi Matématika Logis dari aktivitas sehari-hari yang bermakna.



#MathematicsAroundUs
#ILoveMath



Jumat, 21 Juli 2017

Menstimulasi Anak Suka Matématika

#Day 1
Tibalah saatnya kami memasuki Tantangan2 BunSay level 6 : Menstimulasi Anak Suka Matématika. Pas banget,. Saat ini Ayman sedang Masa eksplorasi dan Banyak bertanya yang mempertajam cara berpikir nya yang logis.

Mulai dari mana Treatment stimulasi Anak suka Matématika Logis? Kita pakai filsafat leluhur saja : "Alam Takambang jadi Guru",. Menggunakan média yg sudah ada & terhampar di Alam + Rumah.. Tak usah mengada2 adakan yg belum ada.
Bangun tidur bisa duduk2 di balai2, hitungin suara ayam berkokok, orang2 & motor yg lewat, lihat bentuk daun yg berbeda2, banyak sedikit nasi sarapan, atau bedain bentuk roti, berat ringan bekal + tas sekolah, Helm dll.

Sambil berangkat sekolah juga bisa sambil menghitung kucing di jalan, menghitung Dump Truck Yg parkir di garasinya, membandingkan aneka kendaraan, yg besar & yg kecil, jarak jauh dekat, tinggi rendahnya pohon2, menghitung buah kersen yg dipanen pak lily Di Sekolah, ngitung biji buah2an, mencocokkan bentuk & warna, maen kotak pas checky set, building block, maen karpet ular tangga, maen Bola, Transfer benda padat & Cair, buku bergambar yg ada manik2 ala sempoa, dll. Semoga malam hari masih sempat bikin Projectnya.

Sayangnya skrg gak mudah cari kelereng, kalo dakon/congklak sudah ada tapi maybe belum saatnya dipakai karena penjumlahan banyak & perkalian terlalu kompleks untuk Balita.
Wah Alhamdulillah.. sudah banyak ide nya neh, tinggal dibikin Project nya. Moga gak malas nuliskan hasil pengamatannya. hehe.. 😂

Menghitung yang bikin Kenyang

#Day 2

Kemaren Ayman belajar 'Suka Matématika' dengan menghitung kucing & Dump Truck Di Pagi hari, juga membandingkan bentuk Roda Sepeda dan Benda lainnya di rumah pada sore hari,.

Hari ini dia belajar berhitung dengan kentang goreng & sosis, sarapan paginya. Ini namanya Fun Learning, yg sekaligus kenyang. 😄
Lha jaman eMaknya dulu taunya belajar berhitung pake Biting alias lidi. Hehe..
Di jalanan pagi tadi dia inisiatif ngitung anjing, eh tau2nya teriak "Anjing".. kenceng banget! Waduh.. untung pas gak ada orang. Hihihi.. 😂

Sampai di sekolah ada Bunga Matahari dipojokan halaman Sekolah, yg lagi mekar. Jadilah dia saya ajak menghitung bunganya. Sayang Emaknya gak bisa lama2 memandangnya karena musti ngebut berangkat kerja. 😀

#mathematicsaroundus
#Ilovemath

Sabtu, 15 Juli 2017

Aliran Rasa level 5

Melatih Anak Suka Membaca

Tantangan dari Kelas BunSay yg menyenangkan, karena sekaligus mengajak anak membantu membangun Kultur ilmu di rumah dengan menyukai Buku sebagai Jendela Dunia.

Namun, Praktik tak semudah Theory, Karena Di era gadget ini gangguan nya sungguh luar biasa, karena anak cenderung Visual Laziness Karena lebih tertarik dengan paparan dari média berlayar yang bisa bergerak dengan animasi yang berwarna warni serta menarik hati.

Bagaimanapun, Gairah & Spirit itu harus ditumbuhkan dari rumah sebagai dapur peradaban. Perlu kreatifitas yang tinggi untuk dapat mewujudkan & menjalankan aktifitas ini secara istiqamah dengan seluruh Penghuni rumah. Semoga kami menjadi bagian dari para pejuang-pejuang yang berhasil membangun peradaban dari Rumah.