Sabtu, 24 Juni 2017

Belajar mengenal Kegiatan sehari-hari


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #10
Jakarta, 20 Juni 2017

Buku tentang 'Daily Activities' menarik perhatian Ayman kali ini. Dari buku ini Dia bisa belajar banyak hal terkait Kegiatan sehari-hari. Saya membacakannya sekaligus mengajar kan adab-adab yang berhubungan dengan aktivitas tertentu, juga memberikan penjelasan yang mendalam tentang manfaat dari aktivitas dalam gambar yang diceritakan dalam buku ini.

Saya mencoba memandu & banyak bertanya juga, sehingga Ayman pun juga menjadi aktif untuk bercerita berdasarkan gambar yang sedang di lihat. Buku ini menarik karena asli karangan orang Indonesia sehingga mencerminkan Kehidupan sehari-hari anak Indonesia. Sehingga bagi saya menjadi sangat mudah memberi pemahaman kepada Ayman karena dekat dengan realitas hidup sehari-hari. Ayman pun makin senang dengan buku ini.


Mencocokkan gambar yang mengasyikkan



#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #9
Jakarta, 19 Juni 2017

Mungkin Saat ini Majalah anak seperti yang dimiliki anak saya adalah buku yang paling dia suka. Karena ada lembar untuk menulis & mengerjakan Games Yang Asyik. Dibandingkan buku cerita biasa yang hanya bisa dibaca. Saya senang Ayman selalu berupaya menyelesaikan sendiri Games Yang Ada dalam majalah itu. Semakin sering berlatih semakin faham & berani mengerjakan sendiri semampu nya.

Mari menjelajah aneka Bunyi


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #8
Jakarta, 18 Juni 2017

Salah satu hal yang menarik dalam hal melatih bisa Membaca adalah dengan mbangkitkan imajinasi anak terhadap kisah yang sedang dibacakan. Kali ini Ayman memilih Buku "Pandu menjelajah Bunyi". Dari aktivitas Visual pun anak bisa sekaligus belajar dengan Auditory & Kinesthetic. Intonasi & Suara yg jelas membantu anak memahami isi dari buku yang dibacakan dengan cermat. Mengulang pertanyaan seputar cerita diatas juga mbantu mengingat makna dari buku yang dibaca, sehingga makin menarik untuk diselesaikan.

Belajar aspek Kognitif dengan Warna Warni teka teki berGambar


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #7
Jakarta, 18 Juni 2017

Ayman masih belum move on​ Dari Majalah Anak dengan lembar Kegiatan yang dia suka. Saya tidak menyuruh dia untuk mengerjakan Games Dalam majalah itu, namun dia sendiri yang inisiatif mengerjakan. Saya senang, artinya Gairah & Spirit Untuk menjadi anak yang Pembelajar makin tumbuh subur. Sesekali dia bertanya jika kebingungan, selebihnya dia kerjakan sendiri. Dan setiap dia selesai dengan jawaban betul semua, dia selalu teriak kegirangan. Alhamdulillah,. Semoga ini adalah awal yang baik meski harus terus dipantau & dibina supaya istiqomah.

Aku Suka Belajar tentang Api


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #6
Jakarta, 15 Juni 2017

Banyak hal di Kehidupan sehari-hari yang selalu menginspirasi untuk dipelajari lebih lanjut. Bagi Anak saya, Ayman yang sedang Masa eksplorasi, Semua hal selalu kelihatan menarik bagi dia sehingga selalu "kepo". Tak semua jawaban dari pertanyaan Ayman bisa memuaskan rasa penasarannya, karenanya saya sering mengajak dia mencari tahu jawaban dengan ilmu yang bersumber pada buku.

Kali ini Ayman berminat belajar tentang Api. Dia mengambilnya sendiri buku tentang Api yang berupa cerita bergambar semi komik. Ada beberapa hal yang terlalu rumit difahami untuk anak seusianya, karena itu saya pilihkan halaman yang bahasannya sederhana & mudah difahami serta tidak membuat bingung. sebenarnya untuk belajar Sains itu baru optimal jika sudah usia 7 tahun keatas, maka dari itu saya tidak menjejalkan informasi yang akan memberatkan pikirannya. Saya hanya berusaha menjawab rasa ingin Tahunya yang besar secara ilmiah & berdasar. Karena jika informasi awal yang diterima kêliru, maka akan terbawa terus karen otak anak pada masa Absorbent Mind seperti prosesor komputer dengan kecepatan rekam yang sangat tinggi sehingga jangkar memorinya akan kuat menancap di otak. Jika Komputer error bisa di refresh lagi, tapi pemahaman pd otak anak2 tidak mudah untuk dibetulkan lagi. Disini lah saya merasa sangat penting untuk bisa mbersamai anak Balita dg Quality & Quantity Time Yg optimal.

Bermain & Belajar dengan Kotak Pas



#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #5
Jakarta, 14 Juni 2017

Membangkitkan gairah anak untuk menyukai Buku & mampu membaca tepat di tahapan usianya, tak hanya dirangsang dengan membacakan buku cerita. Mengasah Kemampuan Membaca berbaikan erat dengan mengasah ranah Kognitif anak, diantaranya distimulasikan dengan gambar benda yang kongkret secara bertahap sehingga bisa menjadi perantara & akhirnya anak bisa berfikir abstrak pada permulaan Membaca huruf dan angka.

Salah satu media yang kami berikan untuk menstimulasi Ayman adalah dengan "Play & study" dengan kotak pas. Ada beberapa buku yang dibagi sesuai dengan standar kompetensi anak di usia Balita. Dengan permainan kotak pas ini, Ayman dapat mengasah logika berfikir dengan Fun learning, dan games nya mudah dipelajari. Setiap selesai mengerjakan, kotak pas di balik & jika pola & warna sama dengan kunci jawaban, maka seluruh jawaban adalah betul. Jika ada yang salah, tinggal diambil kotak pada pola yang tidak sesuai & dibalik lagi untuk dibetulkan. Dari sini anak jadi belajar juga dari kesalahan dan memikirkan ulang sesuatu yang tadinya kêliru sehingga dia bisa sekaligus memperbaikinya.


Selasa, 13 Juni 2017

Menstimulasi anak suka membaca dengan Majalah Anak


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #4
Jakarta, 13 Juni 2017

Majalah bagi anak jaman sekarang mungkin tidak se-populer anak kecil jaman dulu karena majalah anak tidak menjadi sesuatu yang menarik di éra digital sekarang. Mungkin saat ini tak banyak orang tua yang membiasakan anaknya Membaca majalah sejak kecil. Padahal Jaman saya masih kecil dulu, orang tua saya meski dalam keterbatasan ékonomi, mampu memberikan Fasilitas langganan majalah anak-anak. Sehingga saat menanti datangnya majalah anak edisi terbaru selalu saya nantikan bersama adik-adik saya. Setiap hari Rabu menjadi saat yang menyenangkan karena Majalah Anak yang kami sukai biasanya diantar pada hari Kamis.  Sepulang Sekolah, Saya & adik-adik saya pun mengunggu Loper Majalah datang ke rumah, dan begitu terdengar suara nyaring Bel sepeda Mas Nur, Loper Majalah itu, kami seolah berlomba lari menghampirinya dan tentu saja kemudian berebut Membacanya. Sebuah Kenangan Masa kecil yang sangat menyenangkan bagi kami, karena terbatasnya média belajar saat itu. Walaupun isi majalah anak yang tipis itu mampu kami Lahab dalam beberapa menit saja, tapi sensasi mendapatkannya itu yang terkenang hingga sekarang. Dan yang menarik lagi dari majalah anak, selalu ada bonus berupa ajang kreatifitas yang bisa kami kerjakan bersama di rumah, seperti membuat prakarya, dll, sehingga bisa mengisi waktu luang dengan kreatifitas. Ibu saya juga suka membaca majalah seperti AyahBunda, Kartini, Sarinah, Panjebar Semangat, & bahkan majalah Dalam bahasa Jawa. Diantara majalah orang tua itu banyak suplemen untuk Anak-anak dalam bentuk komik seperti BunCil, yang menarik juga untuk kami baca.


Ayman di Sekolahnya​ kebetulan diberi fasilitas untuk berlangganan majalah anak TK setiap Bulan. Dia rajin mengumpulkan semua majalahnya dan sering dia pakai untuk belajar sendiri. Majalah anak TK ini selain ada Cerita bergambar, content nya mirip LKS (Lembar Kegiatan Siswa). Jadi ada Games yang menstimulasi Kognitif, Afektif & Psikomotorik Halus. Ayman suka belajar sendiri dengan Majalah ini, dan matanya selalu bersinar jika ada Majalah edisi terbaru yang diberikan oleh ibu gurunya. Lantas, dia mengambil pensil dan seolah sudah tahu instruksi Gamesnya yang biasanya terdiri dari dot to dot, Mencari jejak, mencari perbedaan gambar, mencocokkan gambar, teka teki labirin, dll. Jika saya ingin membantunya menjelaskan instruksinya, dia selalu bilang "aku sudah tahu Bunda".. Jika ada kesulitan, barulah dia minta tolong, misalnya saat dia kebingungan atau minta tolong membacakan kisah Bergambar yang menarik bagi dia. Ayman juga suka untuk mengerjakan prakarya dari Bonus yang disisipkan untuk melatih kreatifitas & Motorik halus, seperti aktifitas gunting dan Tempel. Saya pun senang karena selalu ada majalah baru yang bisa dijadikan alternatif media untuk menstimulasi dia, yang content nya berdasarkan standar kompetensi anak usia Dini yang sederhana, kongkret dan berwarna warni.


*Bunda Sayang*
*Ibu Profesional*
*IIP*
*For Things To Change, I Must Change First*


Menghafal Doa dengan Membaca Buku cerita


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #3
Jakarta, 12 Juni 2017

Mengajarkan Anak menghafal Doa-doa harian, selain dengan mengajaknya langsung praktik menirukan bacaan, bisa juga diajarkan dengan buku bergambar. Di Rumah, kami menempel poster yang terdiri dari gambar aktifitas anak & doa yang harus dihafalkan. Kami menempel poster itu di tiga tempat yang berbeda supaya detail melewati nya Ayman tertarik & teringat untuk mengulang hafalan Doa-doa nya. Kadang kami kasih pertanyaan, doa sebelum melakukan aktifitas ini, bagaimana hayo? Dan dia pun lari menunjukkan kepada poster bergambar pada aktifitas yang dimaksud. Lantas dia berujar "tolong bacakan Bunda, disini doanya, aku belum hafal". Kemudian dia mengulang hafalan doanya. Menurut kami itu lebih menyenangkan buat dia, karena tidak spaneng seperti di drill beruntun dengan hafalan yang bertubi-tubi. Dengan begitu, dia juga ada gairah untuk bisa Membaca nantinya, sehingga untuk mengingatkan dia sendiri tidak perlu bertanya pada orang lain, namun berusaha mencari tau sendiri dengan tulisan yg sudah dia fahami maknanya kelak.



Selain dengan poster, kami juga menyediakan buku cerita tentang do'a yang musti dilantunkan sebelum melakukan aktifitas tertentu. Dengan bercerita dahulu, akan merangkai anak untuk menarik perhatian doa sebelum masuk kepada perintah menghafal & mengingat do'a nya. Karena bukunya sudah sering dibaca berkali2, Ayman pun sudah hafal isi Bukunya yang sangat sederhana. Jadi kadang-kadang dia yang bercerita sendiri kepada kami, tentang isi buku & bacaan doa didalamnya. Alhamdulillah, dia Termasuk yang Quick Learning dalam belajar.

*Bunda Sayang*
*Ibu Profesional*
*IIP*
*For Things To Change, I Must Change First*

Melatih Anak suka membaca Buku sebagai pedoman ilmu


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst#Day

Day # 1
Jakarta, 10 Juni 2017

Membangun budaya membaca pada anak usia dini sangatlah penting. Karena Masa Absorbent Mind Di usia anak 0-6 tahun pertama, dimana otaknya seperti spons yang bisa menyerap apa saja yang diatas tangkap dari seluruh Indra dalam tubuhnya. Karenanya Treatment Pada rentang usia ini musti sangat hati-hati. Ibarat prosesor komputer, jika ada kerusakan akan sulit dibenahi. Urusan kerusakan komputer, Kita bisa menggantikan dengan yang baru untuk memperbaikinya. Namun, jika terjadi kesalahan Treatment Pada anak, akan sulit untuk membenahi jika informasi pertama yang masuk dalam otaknya adalah sebuah hal yang kêliru, karena sudah menancap dengan jangkar Memory Yang Kuat.

Anak saya, Ayman pada Masa Absorbent Mind ini banyak bertanya kepada setiap orang yang ditemuinya. Akalnya sudah berkembang aktif karena kami sebagai orang tua selalu membiarkan dia berekaplorasi & menjawab semua pertanyaan dengan baik & tidak membuat dia bingung dengan jawaban  yang tidak jelas. Salah satu dasar menjawab pertanyaanya adalah dengan mengambil buku -buku sebagai pedoman ilmu. Disinilah pentingnya kita menyediakan mini Library' di rumah karena kultur ilmu akan dibangun berawal dari membiasakan membaca buku di rumah.

Pada Malam Sebelum tidur, kami biasakan membacakan buku untuk Ayman. Kali ini Dia masih belum move on Dengan buku Flap Yang melatih imajinasi anak dengan gambar yang berwarna warni.  Buku yang dipilih adalah tentang numbers Atau angka. Angka bagi anak usia Dini adalah sesuatu yang abstrak, sehingga untuk mengenalkan ya harus melalui média yg kongkret. Dalam buku Falp ini, anak diajak untuk menebak gambar dibalik Flap Dengan menyenangkan & menghitung Benda yang ada dibalik Flap. Ayman suka dengan buku ini meski sudah dibacanya berulang-ulang.

*Bunda Sayang*
*Ibu Profesional*
*IIP*
*For Things To Change, I Must Change First*

Jumat, 09 Juni 2017

Menstimulasi Anak Suka Membaca Sejak Usia Dini

Tantangan level 5
Kelas Bunda Sayang IIP
Day #1
Jakarta, 9 Juni 2017



Alhamdulillah,. Akhirnya Kegiatan Kelas Belajar di Program Bunda Sayang IIP dimulai lagi. Awal Catur Wulan 2 ini, Topik Pembelajaran adalah Menstimulasi Anak Suka Membaca. Wah cocok sekali dengan Family Project Kami di rumah, setelah kami make over 'mini Library' Di Rumah.

Buku adalah Jendela Dunia,. Meski saat ini banyak média digital yang mampu memberikan informasi dalam sekejap mata, namun kehadiran Buku tak bisa serta merta digantikan oleh digital media. Apalagi visual laziness  sudah merebak dari kalangan anak-anak sampai dewasa, hingga terjadi penurunan minat baca dengan buku yang sangat drastis dimana-mana.
Maka hari ini saya memulai Project menstimulasi Minat Baca pada anak saya, Ayman yang sebentar lagi akan masuk sekolah TK. Saya membiasakan untuk mengajak Ayman mendengarkan cerita dari buku yg saya bacakan. Dia saya minta untuk memilih sendiri dari paket buku yg saya tunjukkan. Saya mencoba menyediakan paket buku sesuai dengan tahapan fase perkembangan Kognitif anak usia Dini. Sehingga saya tidak pernah mengajarkan dia bisa Membaca Dengan menjejalkan atau menggegasnya. Dengan banyak dibacakan Buku, akan membangkitkan gairah suka membaca sejak Dini.


Pagi tadi bangun tidur, Ayman langsung mengambil buku di rak bukunya. Dia minta dibacakan buku flap tentang : Hewan serta tentang bentuk & warna. Melihat antusias dia, saya sangat senang & bersemangat membacakan bukunya. Dia juga jadi punya Imajinasi yang baik & banyak pertanyaan seputar isi bukunya. Kami duduk di balai2 depan rumah di teras mungil rumah kami sambil menghirup udara segar di pagi hari. Terdengar pula suara alam dari burung berkicau & ayam berkokok dari hewan peliharaan tetangga sebelah. Sungguh sangat menyenangkan, sampai tak sadar waktu telah menjelang siang & harus bersiap-siap berangkat kerja & sekolah. Semoga ini jadi awal yang baik untuk menstimulasi budaya baca anak saya.


*Bunda Sayang*
*Ibu Profesional*
*IIP*
*For Things To Change, I Must Change First*