Selasa, 13 Juni 2017

Menstimulasi anak suka membaca dengan Majalah Anak


#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Day #4
Jakarta, 13 Juni 2017

Majalah bagi anak jaman sekarang mungkin tidak se-populer anak kecil jaman dulu karena majalah anak tidak menjadi sesuatu yang menarik di éra digital sekarang. Mungkin saat ini tak banyak orang tua yang membiasakan anaknya Membaca majalah sejak kecil. Padahal Jaman saya masih kecil dulu, orang tua saya meski dalam keterbatasan ékonomi, mampu memberikan Fasilitas langganan majalah anak-anak. Sehingga saat menanti datangnya majalah anak edisi terbaru selalu saya nantikan bersama adik-adik saya. Setiap hari Rabu menjadi saat yang menyenangkan karena Majalah Anak yang kami sukai biasanya diantar pada hari Kamis.  Sepulang Sekolah, Saya & adik-adik saya pun mengunggu Loper Majalah datang ke rumah, dan begitu terdengar suara nyaring Bel sepeda Mas Nur, Loper Majalah itu, kami seolah berlomba lari menghampirinya dan tentu saja kemudian berebut Membacanya. Sebuah Kenangan Masa kecil yang sangat menyenangkan bagi kami, karena terbatasnya média belajar saat itu. Walaupun isi majalah anak yang tipis itu mampu kami Lahab dalam beberapa menit saja, tapi sensasi mendapatkannya itu yang terkenang hingga sekarang. Dan yang menarik lagi dari majalah anak, selalu ada bonus berupa ajang kreatifitas yang bisa kami kerjakan bersama di rumah, seperti membuat prakarya, dll, sehingga bisa mengisi waktu luang dengan kreatifitas. Ibu saya juga suka membaca majalah seperti AyahBunda, Kartini, Sarinah, Panjebar Semangat, & bahkan majalah Dalam bahasa Jawa. Diantara majalah orang tua itu banyak suplemen untuk Anak-anak dalam bentuk komik seperti BunCil, yang menarik juga untuk kami baca.


Ayman di Sekolahnya​ kebetulan diberi fasilitas untuk berlangganan majalah anak TK setiap Bulan. Dia rajin mengumpulkan semua majalahnya dan sering dia pakai untuk belajar sendiri. Majalah anak TK ini selain ada Cerita bergambar, content nya mirip LKS (Lembar Kegiatan Siswa). Jadi ada Games yang menstimulasi Kognitif, Afektif & Psikomotorik Halus. Ayman suka belajar sendiri dengan Majalah ini, dan matanya selalu bersinar jika ada Majalah edisi terbaru yang diberikan oleh ibu gurunya. Lantas, dia mengambil pensil dan seolah sudah tahu instruksi Gamesnya yang biasanya terdiri dari dot to dot, Mencari jejak, mencari perbedaan gambar, mencocokkan gambar, teka teki labirin, dll. Jika saya ingin membantunya menjelaskan instruksinya, dia selalu bilang "aku sudah tahu Bunda".. Jika ada kesulitan, barulah dia minta tolong, misalnya saat dia kebingungan atau minta tolong membacakan kisah Bergambar yang menarik bagi dia. Ayman juga suka untuk mengerjakan prakarya dari Bonus yang disisipkan untuk melatih kreatifitas & Motorik halus, seperti aktifitas gunting dan Tempel. Saya pun senang karena selalu ada majalah baru yang bisa dijadikan alternatif media untuk menstimulasi dia, yang content nya berdasarkan standar kompetensi anak usia Dini yang sederhana, kongkret dan berwarna warni.


*Bunda Sayang*
*Ibu Profesional*
*IIP*
*For Things To Change, I Must Change First*


Tidak ada komentar:

Posting Komentar