Family Project ~ Bunda Sayang level 3
Belajar Adab, Hafalan Doa & Baca buku sebelum tidur!
Bermain Karpet “Ular Tangga” Muslim dan Belajar dengan Buku.
by Siti Munawaroh on 8 April 2017, day #13
Dunia anak adalah dunia bermain. Bermain dengan stimulasi yang dapat merangsang tumbuh kembang anak secara optimal, tepat pada kompetensi diusianya. Family Project hari ini, saya mengajak Ayman untuk bermain dengan karpet ular tangga muslim. Karpet ini kami bentangkan di ruang keluarga yang serba guna. Kami sering main bersama dengan permainan ini, dan ayman sangat antusias lompat-lompat sambil belajar berhitung, menghafal doa, dan adab. Saya memberikan hadiah berupa Keju slice jika sampai pada titik Final paling cepat dan dapat menjawab semua games yang disediakan di kotak-kotaknya.
Benefit lain yg di dapat dari bermain KARPET ULAR TANGGA MUSLIM:
1. Mengalihkan anak dari gadget
2. Anak bermain sambil belajar dengan happy
3. Stimulasi otot kaki dan aktif bergerak
4. Memahami konsep konsekwensi
5. Sarana sosialisasi dengan teman
6. Mempererat hubungan orang tua dan anak
7. Membentuk karakter anak sholeh tanpa harus ceramah panjang lebar
THIS WEEK’S
TOP STORIES
Membaca Buku sebelum Tidur
Setelah bermain dengan karpet ular tangga, ayman saya ajak buat project dengan membaca buku sebelum tidur. Karena belum bisa membaca, saya fasilitasi dengan buku yang dilengkapi dengan reading pen. Dia pun bisa menjawab rasa ingin tahunya yang besar, dengan menggunakan pena itu jika saya sedang tidak di rumah. Bibik sang pengasuh Ayman karena faktor usia tidak bisa membacakan tulisan yang kecil-kecil, sehingga Beliau pun tidak saya paksa untuk membacakan buku-buku Ayman.
Ayman selalu memilih sendiri buku apa yang diminta dibacakan oleh saya, dia mengambil sendiri buku-buku dari rak mini librarynya. Terkadang saya kaitkan dengan kejadian dalam sehari-hari, sehingga bisa menjawab pertanyaan-pertanyaanya yang Wow dan ajaib. Saya juga meletakkan sebagian buku di dekat tempat tidur, terutama buku tentang doa-doa & buku shiroh nabawiyah, supaya dia tertarik untuk minta dibacakan sebelum tidur.
Dia sangat semangat untuk dibacakan, meski kami kadang terlalu lelah setelah pulang bekerja karena kemacetan yang melanda ibukota Jakarta. Dalam keadaan terkantuk-kantuk, untungnya Ayahnya mau gantian membacakan buku untuk Ayman. Konon, untuk merangsang anak supaya bisa membaca adalah dengan sering membacakan buku, bukan dengan menggegas dia supaya bisa membaca pada usia dini yang belum bisa berfikir abstrak. Maka, kami harapkan stimulasi dengan project membaca buku sebelum tidur ini, jadi modal untuk Ayman supaya menjadi anak yang keranjingan membaca buku.
Rumahku Syurgaku