Family Project ~ Kelas Bunda Sayang Level 3
Homemade Pizza & Iqra’
Fun Cooking, Fun Sensing, & Fun Learning
by Siti Munawaroh on 5 April 2017, day #10
Pizza Yang Yummy..
Dari semua Roti yang sering dibuat di rumah kami, Ayman paling suka Roti Pizza. Dia selalu mengklaim pizza buatan dia pasti enak. Saya pun mengapresiasi hasil kerja & daya juangnya dengan pujian & ekspresi yang berbinar-binar.
Pagi ini Ayman ingin sarapan dengan Roti Pizza, karena sedang bosan makan nasi. Saya menyediakan semua bahan & toping sesuai Stock yang ada di rumah. Ternyata ada 2 bahan yang tidak ada di kulkas: bawang Bombay & sosis daging. Akhirnya dia saya minta belanja dulu di warung ditemani Bibik. Saya biasakan untuk membuat Appointment Dulu sebelum ke warung, supaya dia tidak tergoda beli jajanan yang tidak sehat & tidak tantrum Saat keinginannya tidak dipenuhi. Dia sendiri yang memutuskan untuk membeli Sosis, bawang Bombay & Jajan Susu UHT rasa Coklat. Saya kasih kepercayaan kepada dia untuk menepati Rencana Belanjanya, & ternyata dia pulang juga hanya membeli ketiganya.
Akhirnya dimulailah Project Membuat Roti Pizza ala Ayman. Kami pakai Stock dough Yang sudah saya siapkan & Campuran saus Barbeque supaya lebih enak, tidak asam & tidak pedas. Toping pizza dengan potongan ikan tuna matang, sosis ayam & bawang Bombay iris. Saat menaburkan toping, sesekali Ayman mencicipi saus, “Hmmm.. enak deh, rasanya udah pas, (gak keasinan) Bunda!” & Yang bikin saya senang, saat dia makan irisan Bombay mentah & Bilang, ini juga enak lho, rasanya manis!. Padahal saya gak terlalu suka Bombay mentah. Dia juga makan keju dengan Lahab, bahkan bisa jadi yang dia makan lebih banyak dari yang dia taburkan. Hehe.. pokoknya rasanya jadi campursari deh, kalau Ayman yang masak.
Saya berpikir ini treatment Yang bagus buat dia melatih sensory alat peraba karena dia suka pegang tekstur adonan.Juga sensory lidahnya, supaya terbiasa makan rasa asli makanan & sehingga kelak dia dewasa saat terdampar di belahan bumi manapun dia bisa makan apa saja. Karena itu juga saya ajarkan dia untuk bisa makan segala jenis karbohidrat pengganti nasi, biar terbiasa kenyang walau tak bisa makan nasi dalam kondisi tertentu.
Aktifitas ini juga mengasah Sensory penciuman dia, harum rempah oregano & bumbu herba Yang bercampur dengan saus toping pizza Membuat Ayman seneng berkali-kali mencium wangi masakannya. Ada rasa puas yang saya lihat di matanya yang berbinar-binar, sambil berkata, “Hhhmmm.. pasti enak neh.. Sedap sekali wanginya Bunda!” & Hap! Yummy.. potongan demi potongan roti masuk kedalam mulutnya.
THIS WEEK’S
TOP STORIES
IQRA’ Huruf Hijaiyah dengan Fun Learning
Family Project Kami Setiap sore pasca Sholat Maghrib adalah Gadget Free on Prime Time. Kami sedang berupaya untuk mengalihkan Ayman dari gadget addicted dengan aktifitas belajar & bermain yang menyenangkan. Salah satunya dengan mengajak dia mengaji setiap sore hari. Kemaren lalu sudah dilakukan Fun learning Iqra’ dengan Flash Card Abata & games Pangeran Istana Donat nya. Kali ini Ayah Ayman mencoba untuk mengajak Belajar Iqra’ dengan Buku yang sepaket dengan Flash Card Abata.
Buku ini menarik, karena penuh warna warni ceria dibanding dengan buku metode Belajar Iqra’ lainnya yang umumnya hanya hitam putih. Setiap bisa membaca satu Loop, Anak Akan dapat hadiah gambar Donat rasa tertentu. Dari Loop satu ke Loop Yang lain Ada variasi Huruf yang dibaca dengan kemampuan yang bertingkat.
Anak seusia Ayman, absorbent mindnya sedang bagus-bagusnya dalam otaknya. Sehingga sangat mudah untuk ditreatment ranah kognitifnya dengan Belajar mengaji. Hal ini juga untuk mengasah organ of Speech Anak, karena bahasa Arab itu unik. Setiap huruf ada tempat makhrojul huruf dari organ mulut & lidah serta langit-langit mulut yang beragam bunyinya. Menurut pakar Parenting, anak-anak Yang dibiasakan mengucapkan Huruf Hijaiyah dengan benar, & membaca doa dengan bahasa Arab dengan benar, kelak dia akan terlatih mempunyai kemampuan sebagai poliglot, yakni orang yang mampu berbahasa asing multi language Dengan fasih.
Perlu kesabaran membimbing anak kecil untuk bisa konsèntrasi Belajar mengaji. Meskipun Ayah Ayman berprofesi sebagai Guru di ranah Pedagogy, namun mengajar anak sendiri ternyata lebih sulit dibandingkan mengajar anak orang lain. Apalagi konsèntrasi anak Balita tak bisa lama, jadi kami harus pandai-pandai membuat Fun Learning dengan berbagai media alternative Yang menarik & tidak membosankan.
Rumahku Syurgaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar