Family Project ~ Bunda Sayang level 3
Bermain, Belajar & Beberes Bersama
Asah kebersamaan, Asah kepedulian, Asah Kemandirian.
by Siti Munawaroh on 6 April 2017, Day #11
Ayuk, Bikin Burger Sendiri!
Sepulang saya kerja sore ini, Ayman langsung menagih untuk bikin Project Burger seperti yang sudah kita rencanakan kemaren. Selepas sholat maghrib, kami mulai beraksi mempersiapkan semua bahan yang diperlukan: Roti Bun, daging burger (dari homemade nugget sapi yan sudah digoreng), bawang bombay, ketimun dan Keju Cheddar Slice. Kami tidak menggunakan mayones karena stock yang dirumah ternyata sudah tidak layak dipakai, akhirnya pakai krim custard yang kebetulan ada.
Kebetulan ada teman main Ayman, anak tetangga yang usianya sebaya dengan dia, main ke rumah kami selepas maghrib, bernama Tirta. Tirta mengamati cara ayman membuat burger step by step, sambil mendengarkan Ayman menjelaskan bahan-bahan yang dia masukkan ke dalam irisan roti Bun. “Tirta, kenapa kamu gak suka burger, ini enak lho,. Ada kejunya, ketimun, daging juga. Ayo, dimakan”.. Seru Ayman. Tapi Tirta tak bergeming. Hehe..
Dari project ini Ayman bisa belajar sensory lidah tentang rasa makanan & skaligus bentuk makanan, juga sensory penciuman engan wangi bahan-bahan ng berbeda-beda. Saya juga takjub dengan mengamati cara dia menerangkan “how to make burger” kepada Tirta. Dia juga belajar tentang higinitas tangan sebelum memegang bahan makanan, sehingga harus cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan sesuatu.
THIS WEEK’S
TOP STORIES
Ayuk, bereskan sendiri Mainanmu!
Sehabis makan Burger, Tirta mengajak untuk bermain bersama. Rupanya mereka sudah janjian untuk main bersama sore ini. Karena Ayah Ayman ada acara di rumah keluarga Temannya, mengaji sore ini, maka project dengan “bereskan mainan sendiri”. Mereka pun kami ijinkan untuk menggelar mainan kesukaan mereka di ruang keluarga. Namun sebelumnya ada perjanjian bahwa setelah bermain harus bersedia untuk merapikan kembli dan menyimpan mainan di tempat semula, juga durasi bermain tidak lebih dari jam 8 malam.
Saat mereka bermain, saya mengamati banyak hal. Tentang bagaimana mereka latihan bekerjasama dalam satu tim, merangkai rel kereta shinkansen dengan kreasi & imajinasi masing-masing. Kadang-kadang Ayman yang memimpin, kadang-kadang Tirta yang dominan mengatur. Selesai bermain, mereka melaksanakan tugasnya untuk membereskan mainan mereka ke dalam kantong yang sudah disediakan dan mengembalikan ke container tempat mainan disimpan dengan rapi. Saya senang melihat mereka menyelesaikan tugas bersama. Dari project ini mereka belajar tentang tenggang rasa, kepeminpinan, manajemen waktu, kebersihan & kerapian, berbagi tanpa kelahi, dan imajinasi serta kreativitas berpikir.
Rumahku Syurgaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar