Rabu, 23 Agustus 2017

Mensortir Buku & Bermain Tebak-tebakan

#Day 7 ~ 23082017

Pagi Hari yg Indah, Ayman bangun pagi seperti biasa disaat Shubuh. Selepas Sholat Shubuh, dia mengikuti saya beberes rak meja pendek di ruang kamar tidur karena berganti meja. Dia juga mengikuti saya Saat saya bersenandung menghafalkan lagu-lagu irama untuk materi Terjemah Al Qur'an dengan metode Tamyiz Online Yang saya ikuti. Saya ajak dia bersenanding sambil memilah buku -buku ya sendiri yang tertinggal di kamar setiap malam saat dibaca Sebelum tidur. Buku-buku itu lama-lama menumpuk di meja samping tempat tidur & tidak rapi. Akhirnya dia dengan semangat memilah bukunya dan sesekali sambil bertanya sesuatu yang dia ingat tentang buku yang dia temukan. Saya jadi mengamatinya tentang preferensi Ayman terhadap buku tertentu yang berulang kali minta dibacakan, yakni semua buku tentang roda & sayap. Tak bosan-bosannya dia membuka buku itu & matanya selalu berbinar2 jika menemukan moment Aha. Karena keasyikan beberes, tak terasa Hari sudah mulai siang & Kami pun kemudian bersiap untuk berkemas pergi persiapan berangkat Sekolah & Bekerja.

Sore Hari selepas saya pulang Dari bekerja, abis sholat Isya' di Musholla, Ayman mengajak bikin Project Games Tebak-tebakan Dengan Ayah & Bundanya. Média yang dia pakai adalah Mobil2an mini Hot Wheels Dan garasinya. Berhari-hari dia sibuk dengan mainannya ini, sehingga selalu punya ide berkaitan dengan mobil Hot Wheels nya.

Cara maen tebakan ala Ayman adalah sangat sederhana, dengan menyembunyikan mobil mini kê dalam garasi & menutupi nya dengan Tangan mungilnya. Lantas Ayah & Bundanya diajak untuk menebak warna & jenis mobil. Dia Belajar identifikasi sendiri tentang mobilnya, menjelaskan yang berkaitan dengan mobil itu dengan ekspresi yang sungguh lucu & menggemaskan. Hingga kami bisa tertawa bersama dengan riang.

Ah ternyata anak kami dah makin Besar, jelang usia 5 tahun ini makin membuat kami takjub dengan perkembangan Kognitif, Afektif, & Psikomotoriknya. Dia Terus bereksplorasi & Tingkah polahnya kadang membuat kami sebagai orang tua justru malah banyak belajar darinya. Ya, Anak adalah mentor kita yang terbaik.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar